Pernis Kayu vs. Plitur Kayu: Perbedaan dan Panduan Penggunaan

Pilihan Finishing untuk Furniture yang Lebih Indah

Pernis Kayu vs. Plitur Kayu: Perbedaan dan Panduan Penggunaan
Kepopedia.net

Kepopedia, Penggunaan cat kayu transparan adalah pilihan yang tepat untuk memberikan tampilan akhir yang indah pada furniture favorit Anda. Namun, ada dua jenis cat transparan alami yang dapat digunakan, yaitu pernis kayu dan plitur kayu.

Anda mungkin bingung tentang perbedaan dan keunggulan antara pernis dan plitur. Untuk memahaminya dengan lebih baik, mari kita bahas tentang kedua jenis cat transparan ini secara lebih mendalam.

Perbedaan Antara Pernis dan Plitur Kayu

Pernis dan plitur keduanya memberikan tampilan transparan dengan efek glossy atau semi-glossy. Namun, plitur cenderung memberikan tampilan dengan sedikit nuansa kuning karena terbuat dari resin serangga.

Pernis kayu transparan awalnya diproduksi dari campuran resin, drying oil, dan thinner atau solvent. Hal ini menciptakan tampilan transparan yang mempertahankan keindahan serat kayu. Saat ini, ada pernis berbasis air yang lebih ramah lingkungan.

Sementara itu, plitur kayu adalah shellac yang berbentuk lembaran tipis yang dilarutkan dalam ethanol atau spiritus.

Kedua pernis dan plitur menggunakan resin sebagai bahan dasar. Namun, penggunaan resin ini telah dievaluasi oleh para ahli karena memiliki banyak kelemahan dan dampak negatif pada kesehatan. Bau yang kuat dari pernis tersebut disebabkan oleh gas yang keluar dari efek solvent cat, mengandung VOC (Volatile Organic Compound) yang berdampak buruk pada kesehatan dan lingkungan.

Karena alasan tersebut, banyak orang beralih dari pernis berbasis solvent ke pernis berbasis air. Pernis berbasis air ini terbuat dari acrylic berbasis air, yang tidak memerlukan thinner atau minyak untuk melarutkannya, cukup dengan air. Pernis berbasis air lebih ramah lingkungan dan menghasilkan tampilan warna alami yang bagus. Meskipun tidak memberikan tingkat gloss maksimal seperti pernis berbasis solvent, hasilnya tetap mengagumkan.

Cara Menggunakan Pernis Kayu

Apakah sulit mengaplikasikan pernis kayu? Tidak sama sekali. Setelah Anda memahami fungsinya, Anda hanya memerlukan air dan kuas untuk mengaplikasikan pernis berbasis air ini. Sebelumnya, pastikan untuk mengaplikasikan pernis ini di dalam ruangan untuk menghindari debu yang dibawa oleh angin.

Berikut adalah langkah-langkah untuk mengaplikasikan pernis kayu:

  1. Amplas permukaan furniture hingga halus dan bebas dari kotoran, debu, dan serat kayu yang menempel. Gunakan amplas nomor 220 dan bersihkan dengan kain kering bersih atau microfiber yang sudah dibasahi sebelumnya.
  2. Campur pernis cat kayu transparan berbasis air dengan air dalam perbandingan 2:1. Aduk hingga merata.
  3. Kuaskan campuran pernis ini ke seluruh permukaan furniture searah dengan serat kayu. Tarik dengan perlahan dan ratakan ke seluruh permukaan kayu tanpa menekan terlalu keras.
  4. Biarkan lapisan pernis mengering selama sekitar 60 menit tanpa perlu menjemurnya. Setelah mengering, amplas permukaannya kembali dengan lembut.
  5. Gunakan kain kering untuk membersihkan debu amplas. Kemudian ulangi langkah ketiga dan keempat sebanyak dua atau tiga kali lagi hingga mendapatkan warna yang diinginkan.

Cara Menggunakan Plitur Kayu

  1. Persiapan Permukaan: Pertama, pastikan bahwa permukaan kayu yang akan Anda poles bersih dan bebas dari debu, kotoran, dan noda lainnya. Jika permukaan kayu tidak rata atau memiliki cacat, amplaslah dengan hati-hati hingga permukaannya halus dan merata.
  2. Aplikasikan Plitur: Ambil kuas atau kain yang bersih dan celupkan ke dalam plitur. Pastikan Anda mengambil jumlah plitur yang cukup, tetapi tidak berlebihan. Kemudian, kuaskan plitur pada permukaan kayu dengan gerakan searah dengan serat kayu. Hindari menekan terlalu keras agar plitur merata dan tidak membentuk gumpalan.
  3. Tunggu Pengeringan: Biarkan plitur mengering sesuai petunjuk yang tertera pada kemasan. Waktu pengeringan dapat bervariasi tergantung pada jenis plitur yang Anda gunakan. Selama proses pengeringan, pastikan agar permukaan tetap bersih dari debu atau kotoran.
  4. Amplas Ulang (Opsional): Jika diperlukan, setelah plitur mengering, amplaslah permukaan kayu dengan amplas yang halus (sekitar 220 grit) untuk menciptakan permukaan yang lebih halus dan merata.
  5. Lapisan Berikutnya (Opsional): Jika Anda menginginkan hasil yang lebih dalam atau tahan lama, Anda dapat mengulangi langkah 2-4 untuk beberapa lapisan plitur tambahan. Pastikan untuk memberi waktu pengeringan antara setiap lapisan.
  6. Penyelesaian: Setelah plitur kering sepenuhnya dan Anda puas dengan hasilnya, bersihkan peralatan Anda dengan pelarut jika Anda menggunakan plitur berbasis solvent. Kemudian, biarkan furniture Anda mengering selama beberapa hari sebelum digunakan atau dipajang.

Itulah perbedaan antara pernis dan plitur kayu beserta panduan penggunaannya. Sekarang, apakah Anda masih bingung tentang pilihan antara pernis atau plitur? Kedua jenis cat transparan ini akan memberikan tampilan yang cantik pada furniture kayu di rumah Anda. Baik pernis maupun plitur akan meningkatkan kesan alami dan eksotis pada furniture kayu Anda.